"Apa yang membedakan orang sukses dengan orang gagal? Tepat sekali!! Orang sukses lebih banyak belajar daripada orang gagal. Orang sukses lebih banyak mencoba dibandingkan orang gagal. Orang sukses lebih banyak bertindak dibandingkan orang gagal"
-- Yance Chan

Anja

My name is Anja. I used to live in Surabaya, but I moved to Semarang to get some therapies. Saya bertemu dengan beberapa psikolog yang dapat dikategorikan sebagai psikolog yang recommended untuk menan...

Purwantono

Yance yang saya kenal adalah sosok yang pernah mengalami fase sebagai pelaku sejarah, pembelajar sejarah, dan pembuat sejarah, dan buku yang ditulis ini mengajak kita semua  untuk menetapkan tuju...

Adelina Anastasia Aipassa S.Si., S.Psi

Yance adalah orang yang “nekad”, nekad untuk berani menghadapi kenyataan atau realita dengan resiko terluka dan goyang. Tapi dengan sistem yang dibangun dengan proses dan kemudian dikuasainya deng...

Tjia Irawan

Besi menajamkan besi, manusia ditajamkan sesamanya. Saya ucapkan selamat kepada Yance Chan atas ketajaman kualitas yang telah dikaruniakan Tuhan dalam kehidupannya. Melalui kisah kehidupan seorang ana...

Ely Susanti, ST, C.ht.

Selamat dan Salut! kepada Yance Chan, setiap proses yang Anda lalui membawa perbaikan diri yang nyata. Perjalanan hidupnya akan menginspirasi banyak orang. Karena sebagai manusia kita tidak pernah lep...

Ken Marasuchi

Mengambil keputusan besar dan menjalani keputusan tersebut di kala kondisi diri serba memungkinkan adalah hal yang biasa, tapi mengambil keputusan besar dan menjalani keputusan tersebut di kala kondis...

Prie GS

Satu lagi anak muda yang berharga untuk Indonesia: Yance Chan!...

Angelica Tengker Hahijary

Sukses untuk Yance Chan. Dengan kerendahaan hati, ketekunan, dan ucapan syukur, dia berhasil memaknai kehidupan pribadinya maupun kehidupan orang lain, sebagai sebuah perjuangan yang punya arti bagi s...

Andi Sunjaya

Banyak hal baru yang kami dapatkan dari Coaching Pak Yance Chan. Mulai dari ritual (budaya) kerja sampai pengembangan system management di perusahaan, juga pengembangan SDM sehingga menjadi Profesiona...

Eka Wahyuni S.

Setelah mengikuti pelatihan, karyawan di perusahaan kami mengalami perubahan yang cukup FANTASTIS. Mereka menjadi lebih baik dalam memandang suatu hal, yang tadinya selalu dikaitkan dengan hal yang ne...


Lihat selengkapnya

Quote of the day

Take the first step in faith. You don’t have to see the whole staircase. Just take the first step.

Dr. Martin Luther King, Jr

Semarang Success Community


  • Event Terkini

Klik untuk detail

Our Product

 
Inside Strength
Get Ready to Become Wealthy
2 Inspire U
Get Ready for Success
Happy Inside Brilliant Outside
The Wise Lesson & Inspiring Words

Facebook


Recent Comment

Umesh on Kesalahan Fatal Dalam Mendidik Anak

Selalu berkata jujur dan pnaatng menyerah, walaupun sering melakukan kesalahan tapi tak pernah malu untuk meminta maaf dan terus berusaha untuk bisa menjadi lebih baik.

Byoungwoo on Spend Only For Survive

biasakanlan diri anda untuk sellu Intropeksih diri,karnah intropeksih diri,membawa anda untuk saellu mengingat akan apa yg anda lakukan,apa itu baik/buruk

Bob on Kesalahan Fatal Dalam Mendidik Anak

Selalu berkata jujur dan pntnaag menyerah, walaupun sering melakukan kesalahan tapi tak pernah malu untuk meminta maaf dan terus berusaha untuk bisa menjadi lebih baik.

widiyanto on Pentingnya memiliki Payung PROTEKSI

saya suka motivasi dari mendengarkan history orang sukses. apakah sudah ada buku tentang history perjalanan hidup pak yance sampai sukses seperti sekarang ini?

Stone on Pentingnya memiliki Payung PROTEKSI

So that's the case? Quite a rveelatoin that is.

Statistics

 
Human Mind Potency

Manusia diciptakan oleh Tuhan secara sempurna. Pada saat pembentukan manusia di rahim seorang ibu, tiga bulan pertama adalah masa pembentukkan sel otak ini adalah apa yang saya pelajari dan pahami selama ini. Jika hal ini dapat berjalan dengan baik maka hasilnya akan sempurna (dalam hal ini tidak ada kerusakkan sel otak pada proses pembentukannya. Kerusakan sel otak yang sangat parah akan berakibat pada hyper-active, authisme ataupun down syndrom setelah kelahiran). Menurut penelitian terbaru, manusia dilahirkan dengan 1 trilyun sel otak yang terdiri dari 100 milyard sel otak yang aktif dan 900 milyard sel/neutron yang belum aktif. Secara fungsi otak manusia terbagi menjadi dua bagian, yaitu bagian kiri dan bagian kanan. Otak bagian kiri berfungsi bekerja secara logika (hitung menghitung), analitis, sistematis, urut-urutan, bahas verbal, dan matematika. sementara otak bagian kanan berfungsi bekerja dengan imajinasi (bahasa dengan gambar), warna, konsep, kreatif, musik dan gagasan.

Banyak para ahli berpendapat bahwa pikiran manusia terdiri dari dua bagian besar yaitu: Conscious Mind atau dikenal dengan pikiran sadar dan Subconscious Mind atau dikenal dengan pikiran bawah sadar. Kapasitas (kekuatan) dari potensi pikiran sadar manusia hanya sebesar 12% dari otaknya sedangkan sisanya adalah kapasitas potensi pikiran bawah sadar sebesar 88% angka hanya menunjukkan perbandingan saja (perbandingan tepatnya terus berkembang risetnya). Sungguh ajaib dan sangat menakjubkan potensi otak manusia. Berdasarkan suatu penelitian seorang yang jenius dapat mengoptimalkan cara kerja otak sadarnya sebesar 5-6% dari kapasitas otak sadar manusia pada umumnya yaitu 12%. Salah satunya adalah Albert Einstein, seorang ilmuwan yang sangat tersohor, tapi jenis orang seperti ini tidak banyak hanya ± 100 manusia di dunia ini. Einstein lebih banyak menggunakan belahan otak kanannya sehingga Beliau dapat menghasilkan penemuan-penemuan yang spektakuler (sebenarnya lebih tepatnya menggunakan kemampuan bawah sadarnya dalam berpikir). Apalagi jika 100% dari kapasitas fungsi otaknya digunakan, pasti hasilnya lebih luar biasa, bukan?

Sedangkan manusia rata-rata hanya menggunakan kapasitas otak sadar kurang dari 4%. Apakah potensinya bisa ditingkatkan? Jawabannya sudah pasti bisa, asalkan tahu caranya dan mau melatihnya. Hanya ada satu juta orang di dunia ini yang mampu mengoptimalkan cara kerja otak sadarnya mencapai kapasitas 4%. Sudah pasti prestasi mereka sangatlah menakjubkan. Anda mau masuk golongan yang mana? Rata-rata orang menggunakan otaknya kurang dari 4%.

Bayangkan berat otak manusia pada umumnya hanya seberat ± 1,5 kg pada umumnya berat otak wanita lebih ringan ± 100-150 gram. Kemampuan otak manusia sangat luar biasa. Otak manusia mampu memberikan perintah secara otomatis kepada fungsi syaraf mata untuk membedakan ± 10 juta warna yang ada di dunia ini, selain itu secara otomatis otak manusia mampu memerintah jantung untuk memompa sebanyak ± 100.000 kali/hari, otak manusia mampu mengatur pasokan darah dari kerja jantung sehari total ± 25.000 liter sepanjang ± 100.000 km ke seluruh tubuh dengan tanpa kita sadari, dan masih banyak hal luar biasa yang dikerjakan secara otomatis oleh organ tubuh manusia atas perintah otak. Sungguh luar biasa bukan kemampuan otak dan pikiran manusia.

Seperti yang utarakan di atas, secara alami Tuhan menciptakan manusia dengan sempurna. Namun banyak diantara kita yang belum menyadari dan mampu mengoptimalkan cara kerja otak dan pikiran kita. Sesungguhnya manusia tidak ada yang bodoh, manusia sebenarnya hanya belum tahu cara mengoptimalkan cara kerja otaknya. Dengan fakta-fakta dan kondisi yang luar biasa ini masih pantaskah kita mengeluh dan terus mengeluh? Sudah sepantasnya kita bersyukur atas rahmat Tuhan yang begitu besar dalam hidup kita.

Bagaimana cara kerja otak kita? Kalau kita ibaratkan otak manusia sebagai hardware maka untuk menggunakan hardware ini harus ada softwarenya bukan? Lalu apa softwarenya? Software dari otak manusia adalah program pikiran, memang ketika kita lahir kita telah membawa suatu program bios seperti dalam perangkat komputer. Program bios ini langsung dapat berfungsi, diantaranya secara naluri manusia dapat bertahan hidup dan mempertahankan hidup, selain itu manusia yang kecil (bayi) yang baru lahir pasti takut akan ketinggian dan takut suara keras secara alami (naluri) dan berbagai program yang menghubungkan kita dengan sang pencipta. Program pikiran lainnya adalah hasil bentukkan manusia.

Misalnya ketika seorang bayi lahir, dia tidak dapat memilih informasi / ide (program pikiran) yang dimasukan oleh orang tuanya. Masa ini berlanjut hingga usia 3 tahun, setiap informasi, ide, perkataan orang di sekitarnya maka akan menjadi program pikirannya. Bahkan hal ini sebenarnya sudah terjadi sejak sang bayi berusia 3 bulan dalam kandungan ibunya. Hal ini dibuktikan dengan penelitian, jika seorang ibu mengandung bayi dalam kondisi psikologis yang tidak baik maka akan berdampak pada sang bayi. Manusia dapat berkomunikasi dengan sangat baik dengan cara pendengaran, perasaan dan penglihatannya. Jika sang ibu mempunyai perasaan yang sedih, kecewa, marah dan jengkel selama mengandung maka secara otomatis ketika sang bayi lahir dan berproses besar kecenderugannya akan membentuk karakter anak ini seperti perasaan ibunya. Jika tidak percaya (bagi seorang ibu), coba ingat kembali saat-saat mengandung dan lihat sikap anak ibu sekarang, jika hasilnya serupa maka hal ini terjadi. Namun faktor lingkungan juga mempengaruhi ketika sang bayi beranjak besar.

 

Jadi pikiran manusia sangat dipengaruhi oleh lingkungannya. Saat usia 0-3 tahun kita tidak mempunyai daya untuk menolak segala informasi yang masuk ke otak kita. Ini dikarenakan fungsi penyaring (critical area/critical factor) dalam otak kita belum berfungsi, atau dengan kata lain pikiran bawah sadar kita yang berfungsi. Saat usia 3-6 tahun maka kita mulai dapat menyaring dengan halus informasi yang akan masuk ke otak kita hal ini karena pikiran sadar kita sudah mulai berfungsi. Usia 6-12 tahun kita sudah dapat menyaring informasi dengan lebih baik lagi hal ini karena fungsi pikiran sadar sudah berfungsi dan bahkan lebih dominan, sehingga ketika usia 13 tahun ke atas kita sudah dapat menentukan informasi mana yang dapat masuk ke otak kita atau kita abaikan. Sayangnya kita tidak mengetahui apakah informasi, ide ataupun program apa yang masuk ke dalam otak kita pada saat kita masih berusia 0-6 tahun. Jika informasi, ide ataupun program yang masuk positif syukurlah karena hal ini adalah modal kita untuk menjadi manusia dewasa yang lebih baik.

Jika informasi, ide ataupun program yang masuk cenderung negatif, jangan khawatir ada cara untuk menetralkannya. Menurut pengamatan saya memang kecenderungan kita mendengar, melihat atau merasakan sesuatu yang negatif lebih banyak dibandingkan dengan yang positif. Oleh karena itu berusahalah untuk mencari informasi, ide ataupun program yang positif. Misalnya jika kita hobby membaca, maka bacalah bacaan yang bermanfaat, dengarkanlah sesuatu yang bermanfaat dan lihatlah sesuatu yang berdampak positif juga maka secara tidak langsung akan menghasilkan program pikiran yang positif juga. Dari program pikiran yang positif dan tindakkan yang positif maka akan menghasilkan hasil yang positif.

Pikiran yang positif mampu mengerakkan segala sesuatu yang nampaknya sulit, tentunya harus ada tindakan konkritnya. Sebenarnya pikiran itu sendiri juga merupakan hal konkrit. Hal ini telah kita bahas pada artikel saya sebelumnya, bahwa Anda adalah apa yang Anda pikirkan. Sungguh kekuatan pikiran sangat dahsyat. Jadi gunakanlah pikiran kita untuk membangun masa depan kita. Potensi pikiran kita sungguh tidak terbatas, karena belum ada alat yang mampu mengukur keterbatasannya. Buktinya ketika manusia berpikir mau ke bulan, maka hanya dalam waktu satu dekade manusia dapat mendarat di bulan tahun 1969. Ketika manusia berpikir ingin terbang walaupun tanpa sayap maka beberapa tahun kemudian tercipta pesawat terbang, dan masih banyak contoh lain hasil dari buah pikiran manusia yang dahsyat. Jadi apakah kita sudah yakin sekarang? Potensi dari pikiran manusia sungguh dahsyat, bukan?

Semoga bermanfaat.

Salam Sukses SUPER Dahsyat.

 

 

Yance Chan







No comment found.